Mar 15, 2011

Warna-warna kehidupan

Di suatu masa warna-warna dunia mulai bertengkar. semua menganggap dirinya adalah yang terbaik, yang paling penting, yang paling bermanfaat dan yang paling disukai.
HIJAU berkata, "akulah yang terpenting. aku adalah petanda kehidupan dan harapan. aku dipilih untuk mewarnai rumput, pepohon dan dedaun. tanpa aku, semua haiwan akan mati. lihatlah ke pedalaman itu, aku adalah warna yang menghiasi kawasan itu"
BIRU menyampuk, "kamu hanya berfikir tentang bumi, pertimbangkanlah langit dan lautan yang luas. air lah yang menjadi dasar kehidupan dan awan mengambil kekuatan dari kedamaian dan ketenangan. tanpa kedamaian, kami semua tidak akan menjadi apa-apa"
KUNING pula bersuara, "kenapa kamu semua kelihatan benar-benar srius? aku membawa tawa, kesenangan dan kehangatan bagi dunia. matahari berwarna kuning, dan bintang-bintang berwarna kuning. setiap kali kau melihat bunga matahari, seluruh dunia akan tersenyum. tanpa aku, dunia tidak akan ada kesenangan."
OREN menyusul, "aku adalah warna kesihatan dan kekuatan. aku jarang-jarang kelihatan, tetapi aku berharga kerana aku mengisi keperluan kehidupan manusia. aku membawa vitamin-vitamin penting. aku tidak ada di mana-mana setiap saat, tetapi aku mengisi lazuardi di saat fajar atau saat matahari terbenam. keindahanku begitu menakjubkan sehingga tak seorangpun dari kalian akan terdetik di fikiran orang."
MERAH tidak boleh berdiam lebih lama dan berteriak, "aku adalah pemimpin! aku adalah darah-darah kehidupan! aku adalah warna bahaya dan keberanian! aku berani untuk bertempur demi satu kuasa. aku membawa api ke dalam darah. tanpa aku, bumi akan kosong laksana bulan. aku adalah warna hasrat dan cinta, mawar merah, dan bunga poppy."
UNGU bangkit dan berdiri setinggi-tingginya ia mampu. ia memang tinggi dan berbicara dengan keangkuhan, "aku adalah warna kerajaan dan kekuasaan. raja, pemimpin memilih aku sebagai petanda kekuasaan dan kebijaksanaan. tidak seorangpun menentangku. mereka mendengarkan dan menuruti kehendakku."
Akhirnya BIRU GELAP berbicara perlahan dari yang lainnya, namun dengan kekuatan niat yang sama,"fikirkanlah tentang aku. aku warna diam. kalian jarang memerhatikan aku. namun tanpaku kalian semua menjadi dangkal! aku mempersembahkan pemikiran dan refleksi, matahari terbenam dan kedalaman laut. kalian memerlukan aku untuk keseimbangan dan perbezaan, untuk doa dan ketenteraman jiwa."
semua warna terus menyombongkan diri, masing2 yakin akan kepentingan dirinya. perdebatan mereka menjadi semakin keras. tiba-tiba, sinar halilintar melintas membutakan. guruh menggegar. hujan mulai turun. warna-warna terkedu bersama ketakutan, berdekatan satu sama lain mencari ketenangan.
   Di tengah suara gemuruh, hujan berbicara, "hai warna-warna yang tolol, kalian bertengkar satu sama lain, masing2 ingin mendominasi yang lain. tidakkah kalian tahu bahawa kalian masing2 diciptakan utk tujuan khusus, unik dan berbeza? berpegangan tanganlah dan dekatlah padaku!  
              menurut perintah, mereka pun mendekati hujan...yang kemudiannya berkata,             
"mulai sekarang, setiap kali hujan turun, masing2 dari kalian akan membusurkan diri sepanjang langit bagai busur warna sebagai memperingatkan bahawa kalian semua dapat hidup bersama dalam kedamaian. pelangi adalah harapan untuk hari esok."
       Jadi, setiap kali hujan deras turun membasahi dunia, dan saat pelangi memunculkan diri di angkasa, marilah kita mengingat utk selalu MENGHARGAI SATU SAMA LAIN. MASING2 KITA MEMPUNYAI KELEBIHAN YANG UNIK UTK MEMBUAT PERUBAHAN DI DUNIA DAN SAAT KITA MENYEDARI PEMBERIAN ITU, KITA BEROLEH KEKUATAN UNTUK MENCORAK MASA HADAPAN....  



No comments:

Post a Comment